oleh

Kutuk Tari Erotis di Jepara, Bupati: Justru Terjadi Saat Isra Mikraj

Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengutuk keras tarian erotis di sebuah acara komunitas motor di Pantai Kartini, Sabtu (14/4). Kegiatan tersebut dinilai telah menodai nama baik Jepara sekaligus melukai hati masyarakat.

“Tentu saya mengutuk keras kejadian tersebut. Sangat kita sesalkan tindakan amoral itu justru terjadi saat umat Islam memperingati hari besar, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Juga masih masih dalam suasana peringatan Hari Jadi Jepara dan menyongsong peringatakan Hari Kartini,” katanya kepada wartawan, di kantornya, Senin (16/4/2018)

Selain bersamaan hari istimewa bagi Umat Islam, lanjutnya disayangkan kaum perempuan yang seharusnya menjadi pewaris tiga tokoh perempuan hebat milik Jepara, yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini terlibat dalam aksi tak senonoh ini.

Baca juga: Geger Tarian Erotis di Pantai Kartini Siang-siang Bolong

“Entah mereka sebagai obyek atau subyek, ini sangat disesalkan,” lanjutnya.

Secara khusus dia meminta pengelola tempat wisata agar jangan sampai kecolongan. Kejadian ini menjadi masukan Pemkab untuk melakukan evaluasi pengelolaan tempat wisata.

“Pengelola saya minta lebih selektif dalam memberikan izin penggunaan tempat, serta meningkatkan pengawasan untuk memastikan kegiatan yang berjalan sesuai dengan izin yang diajukan,” katanya.

Polisi masih mendalami kasus ini. Sejauh ini sudah ada dua orang panitia yang menjadi tersangka. Tiga orang penari yang berasal dari Semarang masih dalam pencarian polisi.

Sumber :Detik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed